Dunia.....
Aku tak ingin
meninggalkanmu
Kau begitu indah
untuk mataku
Kau sungguh nikmat
bagi nafsuku
Dunia.....
Dulu aku
menggenggammu erat-erat
Ku dekap engkau dalam
semua rengkuhanku
Tapi, mengapa kau
kini tak sudi menerimaku?
Dunia....
Eku telah setia
mencintaimu
Tak pernah ku
selingkuh darimu
Kau segalanya bagiku
Mengapa kau
menghianatiku?
Dunia.....
Kau hanya menipuku
dengan keindahanmu
Kau meracuniku dengan
kenikmatanmu
Kau hanya mimpi semu
yang penuh dusta
Kau campakkan aku
dalam kehinaan
Tuhan.....
Kini cacing tanah pun
mencaciku
Butiran tanah pun
membenciku
Kain putih yang menyellimutiku tak sudi menemaniku lagi
Aku orang hina yang
cinta kebohongan
Tuhan.....
Kini sesalku tak
berarti
Aku telah salah
bercinta
Seharusnya aku
memilih
Engkau.....
(S. Munir)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar